Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Baru·Rasul

Yudas Iskariot

Juga dikenal sebagai: Yudas bin Simon Iskariot

Yudas Iskariot

Rasul

AsalKeriot, Yudea (kemungkinan satu-satunya rasul bukan Galilea)
Wafatca. 30–33 M, Yerusalem (bunuh diri)
JabatanBendahara kelompok murid
Harga Pengkhianatan30 keping perak

Yudas IskariotRasul yang mengkhianati Yesus dengan ciuman di Taman Getsemani dengan imbalan tiga puluh keping perak—nama yang menjadi simbol pengkhianatan dalam sejarah.

Yudas Iskariot adalah salah satu dari dua belas rasul yang dipilih Yesus sendiri—dan ia menjadi satu-satunya yang mengkhianati-Nya. Ia menjabat sebagai bendahara kelompok murid (Yohanes 12:6), meskipun Yohanes mencatat bahwa ia sering mencuri dari kas mereka. Nama 'Iskariot' kemungkinan berasal dari 'Ish Keriot' (orang Keriot), sebuah kota di Yudea—yang mungkin menjadikannya satu-satunya rasul yang bukan berasal dari Galilea.

Pengkhianatan Yudas dimulai ketika ia menawarkan kepada para imam kepala untuk menyerahkan Yesus dengan imbalan tiga puluh keping perak—jumlah yang sama dengan harga seorang budak dalam hukum Musa. Di Taman Getsemani, ia menggunakan ciuman—tanda penghormatan seorang murid kepada gurunya—sebagai sinyal untuk menunjukkan Yesus kepada para prajurit yang datang menangkap-Nya.

Ketika melihat bahwa Yesus dihukum mati, Yudas menyesal dan mengembalikan tiga puluh keping perak itu kepada imam-imam kepala, berkata: 'Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tidak bersalah.' Namun sesal tanpa pertobatan tidak membawa pemulihan. Ia pergi dan menggantung dirinya. Para imam kepala menggunakan uang itu untuk membeli ladang penjunan sebagai tempat makam orang asing, yang kemudian disebut 'Ladang Darah'. Sosok Yudas menjadi simbol peringatan bahwa kedekatan dengan Kristus tidak menjamin transformasi hati.