Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Lama·Pemimpin & Pahlawan

Yosua

Juga dikenal sebagai: Yosua bin Nun, Pengganti Musa

Yosua

Pemimpin & Pahlawan

AyahNun
SukuEfraim
Wafat110 tahun (Yosua 24:29)
PeranPengganti Musa, Panglima perang
Peristiwa KunciPenyeberangan Yordan, Pertempuran Yerikho, Pembagian tanah

YosuaPenerus Musa yang memimpin bangsa Israel menyeberangi Sungai Yordan dan menaklukkan Kanaan—dengan pesan Allah: 'Kuatkan dan teguhkanlah hatimu.'

Yosua bin Nun adalah pemimpin yang dipilih Allah untuk menggantikan Musa dan membawa Israel masuk ke Tanah Perjanjian. Ia pertama muncul dalam Alkitab sebagai panglima perang melawan bangsa Amalek (Keluaran 17), lalu menjadi salah satu dari dua belas pengintai yang dikirim ke Kanaan. Sementara sepuluh pengintai lain memberikan laporan yang membuat Israel putus asa, Yosua dan Kaleb bersikeras: 'Tanah itu baik sekali; jika Tuhan berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke tanah itu.' Keberanian itu menyelamatkan nyawa mereka ketika Allah menghukum generasi yang tidak percaya.

Ketika Musa wafat, Allah berfirman kepada Yosua: 'Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan kepada nenek moyang mereka.' Kepemimpinan Yosua ditandai oleh mukjizat-mukjizat besar: air Sungai Yordan terbelah ketika para imam melangkah masuk, dan tembok Yerikho roboh setelah bangsa Israel berarak mengelilinginya tujuh hari berturut-turut. Kampanye militer Yosua selama bertahun-tahun berhasil menaklukkan sebagian besar Kanaan dan membagi tanah itu kepada dua belas suku.

Di akhir hidupnya, Yosua mengumpulkan seluruh Israel di Sikhem dan memberikan tantangan yang telah bergema selama berabad-abad: 'Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah... tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.' Kata-kata ini menjadi warisan terbesar Yosua—bukan hanya tanah yang dimenangkan, tetapi kesetiaan yang dipilih dengan sadar.