Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Lama·Raja

Yonatan

Juga dikenal sebagai: Jonathan, Putra Mahkota Saul

Yonatan

Raja

AyahRaja Saul
SahabatDaud
PutraMefibosyet (cacat kedua kakinya)
KeberanianMenyerang pos Filistin berdua dengan pembawa senjatanya
KematianDi Gunung Gilboa bersama ayahnya

YonatanPutra Raja Saul yang memilih persahabatan dan kesetiaan kepada Daud di atas ambisi pribadi dan hak warisannya sendiri sebagai putra mahkota.

Yonatan adalah putra mahkota Israel — secara hak, tahta ada padanya. Namun ketika ia mengenal Daud setelah pertempuran dengan Goliat, sesuatu yang luar biasa terjadi: 'jiwa Yonatan berpaut pada jiwa Daud dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri.' Ia menelanjangi dirinya dari jubah kebesarannya, memberikannya kepada Daud bersama baju perangnya, pedang, busur, dan ikat pinggangnya — tindakan simbolis yang kuat: Yonatan sedang menyerahkan hak kerajaannya.

Ketika ayahnya Saul mulai mencari cara untuk membunuh Daud, Yonatan berdiri di antara keduanya. Ia berulang kali membela Daud di hadapan Saul, bahkan saat Saul melempar tombak ke arahnya sendiri karena pembelaan itu. Yonatan dan Daud membuat perjanjian di hadapan Allah: mereka akan saling setia, dan keturunan Yonatan tidak akan pernah dihapus dari muka bumi ketika Daud menjadi raja.

Yonatan mati di Gunung Gilboa bersama ayah dan saudara-saudaranya, jauh dari Daud. Ketika berita itu sampai kepada Daud, ia meratap dengan kata-kata yang telah menjadi salah satu ekspresi persahabatan paling indah dalam sejarah: 'Aku sangat berduka karena engkau, saudaraku Yonatan; engkau sangat menyenangkan hatiku; kasihmu kepadaku lebih ajaib dari kasih perempuan.' Yonatan adalah gambaran dari apa artinya sungguh-sungguh mengasihi: menempatkan kebaikan orang lain di atas ambisi diri sendiri.