Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Baru·Pemimpin Gereja

Timotius

Juga dikenal sebagai: Timotius dari Listra, Anak Rohani Paulus

Timotius

Pemimpin Gereja

AsalListra, Likaonia (kini Turki)
IbuEunikhе (Yahudi)
NenekLois
AyahOrang Yunani
Disunat olehPaulus (agar diterima komunitas Yahudi)
Tempat pelayananEfesus (sebagai gembala jemaat)

TimotiusPemuda setengah Yunani setengah Yahudi dari Listra yang menjadi murid kepercayaan Paulus, diutus ke berbagai jemaat sebagai wakil rasul, dan menjadi gembala jemaat di Efesus.

Timotius pertama kali disebutkan dalam Kisah Para Rasul 16 ketika Paulus mengunjungi Listra dalam perjalanan misinya yang kedua. Timotius sudah dikenal baik oleh saudara-saudara di Listra dan Ikonium, dan Paulus ingin membawanya serta dalam tim misinya. Iman Timotius bukan lahir di ruang vakum—Paulus kemudian menulis tentang iman yang ada dalam neneknya Lois, ibunya Eunike, dan kemudian dalam dirinya sendiri. Tiga generasi iman perempuan yang membangun fondasi seorang pemimpin.

Timotius menjadi salah satu rekan terdekat Paulus—disebutnya sebagai 'anakku yang kekasih' dan 'anakku yang sah dalam iman.' Paulus mengutusnya ke berbagai jemaat yang bermasalah: ke Tesalonika untuk menguatkan iman mereka dalam penganiayaan, ke Korintus untuk mengingatkan mereka akan ajaran Paulus, ke Efesus untuk mengatasi pengajaran sesat. Timotius bukan hanya kurir—ia adalah wakil apostolik yang membawa otoritas Paulus.

Dua surat Paulus kepada Timotius (1 dan 2 Timotius) mengungkap hubungan yang mendalam dan menantang. Paulus mendorong Timotius yang tampaknya pemalu dan sering sakit: 'Janganlah seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda.' Dan dalam surat terakhirnya, ditulis menjelang kematiannya, Paulus menulis: 'Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.' Kata-kata itu menjadi tongkat estafet yang diberikan kepada Timotius dan kepada semua yang datang sesudahnya.