
Rasul
Simon orang Zelot
Juga dikenal sebagai: Simon si Zelot, Simon Kanaan

Rasul
Simon orang Zelot — Rasul yang dijuluki 'Zelot'—mungkin menunjuk pada keanggotaannya di gerakan nasionalis Yahudi sebelum mengikuti Yesus.
Simon orang Zelot adalah sosok yang misterius—hampir tidak ada informasi tentangnya dalam Alkitab selain namanya yang muncul dalam daftar kedua belas rasul. Julukan 'Zelot' kemungkinan besar merujuk pada keanggotaan atau simpatinya dengan gerakan Zelot, sebuah gerakan nasionalis Yahudi yang militan yang menentang pemerintahan Roma dengan kekerasan.
Yang menarik secara dramatis adalah fakta bahwa Simon sang Zelot duduk semeja dengan Matius sang pemungut cukai sebagai sesama murid Yesus. Dalam konteks politik masa itu, keduanya adalah musuh bebuyutan: Zelot membenci pemungut cukai sebagai kolaborator Roma, sementara pemungut cukai bergantung pada perlindungan Roma. Namun Yesus menyatukan keduanya—bukti nyata bahwa Kerajaan Allah melampaui batas politik dan sosial.
Tradisi menyebutkan Simon memberitakan Injil di Persia bersama Tadeus, di mana keduanya mati martir. Beberapa tradisi lain menyebutkan ia memberitakan Injil di Ethiopia, Mesir, atau bahkan Inggris. Kurangnya catatan tentangnya tidak mengurangi perannya sebagai saksi hidup Kristus yang setia.