Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Lama·Perempuan Iman

Rahab

Juga dikenal sebagai: Rahab si Pelacur dari Yerikho

Rahab

Perempuan Iman

AsalYerikho, Kanaan
Suami (kemudian)Salmon (tradisi)
AnakBoaz (ayah dari Obed, kakek Daud)
Simbol keselamatanBenang merah di jendela
Disebutkan dalamYosua 2, Ibrani 11, Yakobus 2, Matius 1 (silsilah Yesus)

RahabPerempuan Kanaan dari Yerikho yang menyembunyikan dua pengintai Israel dengan benang merah di jendela—dan yang imannya mengubah takdirnya menjadi nenek moyang Yesus Kristus.

Rahab adalah seorang perempuan yang dikenal sebagai pelacur di Yerikho—kota pertama yang harus ditaklukkan Israel setelah memasuki Kanaan. Ketika dua pengintai Yosua masuk ke kotanya, Rahab menyembunyikan mereka di bawah rami di atap rumahnya. Ia menipu para pejabat kota yang mencari pengintai itu. Tindakannya bukan sekadar pilihan taktis—ia mengakui kepercayaannya: 'Aku tahu bahwa Tuhan telah memberikan negeri ini kepadamu... Tuhan Allahmu, Dialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.'

Sebagai imbalan perlindungannya, para pengintai berjanji bahwa Rahab dan keluarganya akan diselamatkan ketika Israel menyerang—asalkan ia mengikat benang merah di jendela tempat ia menurunkan mereka. Benang merah itu menjadi simbol keselamatan: ketika tembok Yerikho runtuh, seluruh penduduk kota dibinasakan kecuali rumah Rahab yang bertanda tali merah.

Yang mengejutkan adalah kelanjutan kisah Rahab: ia tidak sekadar selamat dan menghilang. Ia masuk dan tinggal di antara Israel, menikah dengan seorang Israel bernama Salmon, dan melahirkan Boaz—yang kemudian menjadi suami Rut dan kakek Raja Daud. Dengan demikian, Rahab masuk dalam silsilah Yesus Kristus (Matius 1:5). Seorang perempuan dengan latar belakang yang paling tidak terduga menjadi leluhur Sang Juruselamat—bukti nyata bahwa kasih karunia Allah melampaui semua batas manusia.