
Leluhur
Nuh
Juga dikenal sebagai: Noah, Pengkhotbah Kebenaran

Leluhur
Nuh — Satu-satunya orang benar di antara generasinya yang membangun bahtera atas perintah Allah dan menyelamatkan kehidupan dari air bah yang menghancurkan.
Di tengah generasi yang dipenuhi kekerasan dan kejahatan, Nuh berdiri sebagai satu-satunya orang benar. Alkitab mencatat bahwa 'Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercacat di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.' Kepada Nuh, Allah menyatakan rencana-Nya untuk mendatangkan air bah dan memintanya membangun sebuah bahtera besar.
Selama puluhan tahun Nuh membangun bahtera yang sangat besar—panjang 300 hasta—sambil terus memberitakan kebenaran. Dunia di sekitarnya mengolok-olok, namun Nuh tidak bergeming. Ketika bahtera selesai dan Nuh beserta keluarganya masuk bersama semua jenis binatang, Allah sendiri yang menutup pintu bahtera itu. Air bah melanda selama lebih dari setahun sebelum akhirnya surut.
Ketika Nuh keluar dari bahtera, tindakan pertamanya adalah membangun mezbah dan mempersembahkan korban bakaran kepada Allah. Allah pun mengadakan perjanjian kekal dengan Nuh dan seluruh makhluk hidup: tidak akan pernah lagi ada air bah yang membinasakan semua makhluk. Tanda perjanjian itu adalah pelangi di awan—simbol yang terus mengingatkan umat manusia akan kesetiaan dan kemurahan Allah.