
Tokoh Yerusalem
Nikodemus
Juga dikenal sebagai: Nikodemus si Farisi

Tokoh Yerusalem
Nikodemus — Anggota Sanhedrin yang datang kepada Yesus di malam hari karena takut diketahui—percakapan mereka menghasilkan Yohanes 3:16, ayat paling terkenal dalam seluruh Alkitab.
Nikodemus adalah anggota Sanhedrin—dewan tertinggi agama Yahudi yang berjumlah tujuh puluh orang. Ia datang kepada Yesus di malam hari, mungkin karena takut dikritik oleh rekan-rekannya atau karena ingin berbicara lebih bebas. Ia memulai dengan pujian: 'Rabi, kami tahu bahwa Engkau datang dari Allah sebagai guru.' Yesus langsung menuju inti: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.' Nikodemus kebingungan: bagaimana mungkin seseorang masuk lagi ke kandungan ibunya?
Yesus menjelaskan tentang kelahiran dari air dan Roh—dan kemudian mengucapkan kata-kata yang menjadi jantung Injil Kristen: 'Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.' Yohanes 3:16 lahir dari percakapan malam ini.
Nikodemus muncul dua kali lagi. Pertama, ketika Sanhedrin hendak menangkap Yesus, ia bersuara: 'Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang sebelum mendengarnya?' (Yohanes 7:51). Kedua—dan ini paling mencolok—setelah penyaliban Yesus, Nikodemus datang membawa campuran mur dan gaharu seberat seratus kati untuk membantu mengubur Yesus. Seorang yang dulunya datang dalam kegelapan kini tampil terang-terangan memihak Kristus yang telah mati—transformasi iman yang diam-diam namun nyata.