Haleluya
Tokoh Alkitab
Perjanjian Lama·Patriark

Abraham

Juga dikenal sebagai: Abram, Bapa Segala Bangsa, Bapa orang beriman

Abraham

Patriark

Nama AsalAbram
Lahirca. 2000–1800 SM, Ur, Kasdim
Wafat175 tahun (Kejadian 25:7)
IstriSara (utama), Hagar, Ketura
Anak UtamaIsmael (dari Hagar), Ishak (dari Sara)
Asal PanggilanUr, kemudian Haran

AbrahamBapa leluhur bangsa Israel, Ismael, dan Arab—dipanggil Allah untuk meninggalkan tanah airnya dan menjadi landasan perjanjian Allah dengan umat manusia.

Abraham—awalnya bernama Abram—adalah salah satu tokoh paling monumental dalam tradisi agama Abrahamik (Yahudi, Kristen, dan Islam). Allah memanggilnya untuk meninggalkan Ur, kota besar di Mesopotamia, dan pergi ke tanah yang akan Allah tunjukkan kepadanya. Respons Abraham terhadap panggilan ini—meninggalkan segalanya hanya berdasarkan firman Allah—menjadikannya model iman sejati. Ia pergi tanpa tahu ke mana ia pergi.

Allah membuat perjanjian yang luar biasa dengan Abraham: ia akan menjadi 'bapa segala bangsa', keturunannya akan sebanyak bintang di langit dan pasir di tepi laut, dan melalui benihnya semua bangsa di bumi akan diberkati. Perjanjian ini berlangsung meskipun Sara, istrinya, sudah terlalu tua untuk mengandung. Pada usia sembilan puluh sembilan tahun, Allah mengubah namanya dari Abram ('bapa yang tinggi') menjadi Abraham ('bapa segala bangsa').

Ujian iman tertinggi Abraham terjadi ketika Allah memintanya mempersembahkan Ishak, anak janjinya. Abraham mematuhi, namun pada saat terakhir Allah menghentikannya dan menyediakan domba jantan sebagai gantinya. Momen ini menjadi gambaran profetik tentang pengorbanan Anak Allah sendiri—sebuah nubuatan tersembunyi yang terkandung dalam pengalaman yang paling menyakitkan dalam hidup seorang bapa. Paulus menyebut Abraham sebagai 'bapa kita dalam iman' (Roma 4:16).