Haleluya
Kisah-kisah Alkitab
Yesus Membasuh Kaki Murid-Murid
Pelayanan YesusYohanes 13:1–17

Yesus Membasuh Kaki Murid-Murid

Raja segala raja berlutut dengan kain dan baskom air — dan mendefinisikan ulang arti kebesaran.

'Sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa.' Dengan kesadaran penuh akan apa yang menanti-Nya, di malam terakhir bersama murid-murid-Nya, Yesus melakukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan oleh siapapun.

Raja yang Berlutut

Yesus bangkit dari meja, meletakkan jubah-Nya, mengambil sebuah kain dan baskom berisi air, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya.

Yohanes 13:4–5

Ia mengambil kain dan baskom dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya satu per satu. Pembasuhan kaki adalah pekerjaan hamba paling rendah dalam rumah tangga Yahudi — dan Raja segala raja melakukannya.

Ruang atas di Yerusalem — tempat di mana malam paling bersejarah dalam Kekristenan terjadi
Ruang atas di Yerusalem — tempat di mana malam paling bersejarah dalam Kekristenan terjadi

Penolakan Petrus

Simon Petrus tidak dapat menerima ini. 'Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?' Ketika Yesus menjelaskan, Petrus menolak lebih keras. Yesus menjawab dengan serius: 'Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.'

Definisi Ulang Kebesaran

Jadi jikalau Aku, Tuhan dan Guru kamu, telah membasuh kaki kamu, maka kamu pun harus saling membasuh kaki.

Yohanes 13:14
Yudas Iskariot — yang kakinya juga dibasuh Yesus malam itu, sebelum pengkhianatan
Yudas Iskariot — yang kakinya juga dibasuh Yesus malam itu, sebelum pengkhianatan

Ada dimensi yang lebih dalam: Yesus yang tahu Yudas akan menyerahkan-Nya pun tetap membasuh kaki Yudas malam itu. Kasih-Nya tidak bersyarat bahkan kepada yang akan mengkhianati-Nya. Di malam ketika Ia bisa saja menyiapkan diri sendiri untuk menghadapi penderitaan, Ia malah berlutut.