Haleluya
Kisah-kisah Alkitab
Yesus Memanggil Murid-Murid-Nya
Pelayanan YesusMatius 4:18–22; Markus 1:16–20

Yesus Memanggil Murid-Murid-Nya

Dua patah kata — 'Ikutlah Aku' — dan empat nelayan selamanya meninggalkan jala mereka.

Yesus baru saja kembali ke Galilea. Ia berjalan menyusuri tepi Danau Galilea ketika Ia melihat dua bersaudara — Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya — sedang menebarkan jala ke danau.

Dua Kata yang Mengubah Segalanya

Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Matius 4:19

Kalimat Yesus begitu singkat namun mengubah segalanya. Yang mengejutkan bukan hanya panggilannya, tetapi respons mereka: 'Mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.' Segera — tidak ada negosiasi, tidak ada permintaan waktu untuk berpikir, tidak ada pertanyaan tentang rencana.

Danau Galilea — tempat di mana panggilan yang mengubah sejarah bergema di tepinya
Danau Galilea — tempat di mana panggilan yang mengubah sejarah bergema di tepinya

Pilihan Tidak Masuk Akal

Berjalan lebih jauh, Yesus melihat Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, sedang memperbaiki jala di perahu bersama ayah mereka. Yesus memanggil mereka — dan mereka pun segera meninggalkan perahu dan ayah mereka. Ini adalah pilihan yang tidak masuk akal secara ekonomi. Jala, perahu, dan pekerjaan turun-temurun ditinggalkan dalam hitungan detik.

Andreas — murid pertama yang merespons, membawa saudaranya Petrus kepada Yesus
Andreas — murid pertama yang merespons, membawa saudaranya Petrus kepada Yesus

Penjala Manusia

'Penjala manusia' — metafora yang dipilih Yesus bukan kebetulan. Ia berbicara dalam bahasa yang mereka pahami. Panggilan ini adalah pola yang terus berulang: Yesus memanggil bukan dari istana atau akademi, melainkan dari perahu nelayan, meja cukai, dan jalanan biasa. Kedua belas murid itu akan pergi ke seluruh dunia membawa kabar baik — dan Gereja yang mereka dirikan masih berdiri dua ribu tahun kemudian.